Linikaltim.id. SAMARINDA. Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyebut bahwa keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi syarat penting para pelaku usaha.
Ia menegaskan bahwa IPAL bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari tanggung jawab lingkungan yang harus dipenuhi oleh setiap pelaku usaha.
“Pengelolaan air limbahnya seperti apa? Apakah mereka sudah melalui tahapan itu? Ini penting untuk dipastikan,” kata Deni Hakim Anwar, diwawancarai di kantornya pada Senin (8/6/2026).
Pengelolaan limbah, lanjutnya, penting sebab berdampak pada lingkungan sekitar dan masyarakat.
Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menambahkan bahwa pengawasan terhadap IPAL akan menjadi bagian dari inspeksi lapangan yang rutin bagi dewan.
Menurutnya, banyak usaha yang hanya fokus pada operasional tanpa memperhatikan dampak lingkungan.
Selain itu, Deni juga menyoroti pentingnya sistem proteksi kebakaran. Khususnya tempat hiburan malam yang memiliki potensi risiko tinggi.
Alat proteksi kebakaran harus menjadi standar wajib sebelum usaha beroperasi. Kesiapan alat pemadam dan sistem evakuasi menjadi faktor penting dalam mencegah risiko besar.
Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah preventif. “Kami ingin tindakan pencegahan dilakukan lebih dulu, bukan menunggu korban,” jelasnya.
Belakangan muncul tempat hiburan malam lama, namun baru beroperasi lagi dengan manajemen baru. Yang tak lain merupakan anak cabang bisnis milik pengacara kondang Hotman Paris.
“Kami bicara hari ini, bahwa siapapun pelaku usaha wajib memenuhi kewajiban perizinan. Jangan sampai kegiatan berjalan, tapi legalitasnya belum jelas,” tegas Deni.
Selain itu, DPRD juga menilai pengawasan perlu diperketat terhadap usaha yang baru berganti nama atau manajemen, agar tidak menjadi celah menghindari aturan.
Menurutnya, fenomena ini bukan pertama kali terjadi di Samarinda, sehingga perlu langkah tegas agar tidak menjadi kebiasaan.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di lapangan.(adv/dprdsmr)






