Para Fraksi di DPRD Samarinda Sepakat Penghentian Pembangunan Pagar di Pasar Pagi

Linikaltim.id. SAMARINDA – Viral video penolakan para pemilik toko di Pasar Pagi Samarinda, marah atas pembangunan pagar dan pot bunga tepat di depan toko pada Kamis (5/11/2026).

Hari ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda memfasilitasi para pihak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mencari titik temu penyelesaian masalh itu.

Bacaan Lainnya

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Shamri Saputra, Jumat (6/11/2026), di Kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, mayoritas fraksi yang hadir dalam rapat sepakat untuk mengusulkan penghentian pembangunan pagar di depan ruko warga.

DPRD selanjutnya akan menyusun rekomendasi tertulis untuk disampaikan kepada Wali Kota Samarinda.

Dia sepakat, keberadaan pagar dan pot bunga tersebut dikhawatirkan menghambat aktivitas perdagangan masyarakat.

Terlebih, para pedagang menggantungkan penghasilan dari toko yang mereka jalankan setiap hari.

“Kami di DPRD mayoritas fraksi yang menghadiri rapat ini sepakat dan setuju untuk menghentikan pembangunan itu. Ini akan kita buatkan rekomendasi secara tertulis untuk disampaikan kepada Wali Kota,” kata Shamri diwawancara usai RDP.

Ia menegaskan, penghentian yang dimaksud bukan berarti seluruh proyek pembangunan di kawasan Pasar Pagi harus dibatalkan.

DPRD justru mendorong agar desain pembangunan dievaluasi sehingga anggaran dan pekerjaan dapat dialihkan ke kebutuhan infrastruktur lain di sekitar pasar.

Proyek pembangunan yang sedang diributkan merupakan pembangunan jalan tembus area Pasar Pagi.

Warga mengaku tak pernah disosialisasikan, atau diajak diskusi soal rencana pemasangan pagar. Tiba-tiba pekerja akan memasang pagar tinggi. Jelas, mereka keberatan, karena akan memengaruhi omset toko. 

Selain itu para warga juga menilai pemasangan pagar mempersempit ruang gerak. Jika terjadi bencana tidak ada akses memadai karena terhalang pagar itu. (eko/adv/dprdsmr11) 

Pos terkait