linikaltim.id SAMARINDA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kaltim Ananda Emira Moeis menyerahkan surat rekomendasi dukungan kepada Bakal Calon Kepala Daerah (Bakacada).
Ada tiga daerah yang kini tengah mendapat dukungan, yakni Kabupaten Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Bontang.
Penyerahan disaksikan Bendahara PDI-P Kaltim M Samsun dan jajarannya yang berlangsung di Kantor DPD PDI-P Kaltim Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Jumat (9/8/2024).
Bakacada yang menerima surat dukungan yaitu Calon Wali Kota Bontang Najirah dan wakilnya M Aswar, Calon Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan wakilnya Nanang Adriani, dan Calon Bupati Mahakam Ulu Yohannes Avun dan Wakilnya Juan Jenau.
Ananda mengungkapkan, Bakacada dari tiga kabupaten kota diutamakan mendapat rekomendasi dukungan karena merupakan kader PDI Perjuangan.
Selain itu, ketiga Bakacada ini dipilih setelah melalui proses penjaringan DPP PDI-P mulai dari pendaftaran, pengusulan DPD PDIP Kaltim, mengikuti fit and proper test hingga hasil survei.
“Yang pastinya DPC dan DPD telah menjalankan instruksi dari DPP PDI Perjuangan, kita sudah menjaring dan mengusulkan (tiga Bakacada ini) ke DPP. Banyak pertimbangan banyak barometer yang menjadi hasil dari keputusan,” katanya.
Ananda disapa akrab Mba Nanda optimis Bakacada Bontang, Najirah memperoleh kemenangan di Pilkada karena incumbent Wakil Walikota yang berpasangan dengan M Aswar merupakan pengusaha muda sekaligus kader Partai Gelora.
“Saya terkesima dengan M Aswar. Ramah dan ganteng. Ia pengusaha yang ingin mengabdi untuk masyarakat kota Bontang,” kata Mba Nanda.
Selanjutnya, Bakacada Kutai Barat yaitu Frederick Edwin dinilai Mba Nanda mampu menangkan Pilkada. Karena, merupakan cucu dari perintis PAC (Pengurus Anak Cabang) PDIP Kutai Barat juga miliki kans besar menang di Pilkada dengan tingkat elektabilitas surveinya yang tinggi.
Ditambah lagi, ia didampingi oleh wakilnya Nanang Adriani tokoh berprestasi yang pernah meraih Camat terbaik se-Kalimantan Timur dan sukses menyelesaikan masalah tapal batas.
Sedangkan, Bakacada Mahakam Ulu yaitu calon Wakil Bupati Juan Jenau selain kader PDIP tulen juga tokoh terkenal di dunia pendidikan berprofesi guru dan kepala sekolah.
Kemudian, calon Bupati Yohanes Avun merupakan mantan Sekda Pemkab Mahakam Ulu yang sangat paham dengan tata cara kerja pemerintahan. Keduanya kombinasi yang mampu menang di Pilkada.
“Bapak Yohanes Avun sangat paham kondisi Mahakam Ulu harus dibangun seperti apa. Mudah-mudahan bisa membangun sesuai Khittah (garis perjuangan) nya,” kata Mba Nanda.






