Borneo FC Sulit Patahkan “Kutukan”, Takluk dari Arema FC

PERJUANGAN: Leo Gaucho sempat menyamakan kedudukan (1-1) ke gawang Arema FC. Namun, Borneo FC gagal menjadi juara setelah kalah lewat adu penalti (5-4). (Foto Instagram Borneo FC)
PERJUANGAN: Leo Gaucho sempat menyamakan kedudukan (1-1) ke gawang Arema FC. Namun, Borneo FC gagal menjadi juara setelah kalah lewat adu penalti (5-4). (Foto Instagram Borneo FC)

linikaltim.id SAMARINDA. Borneo FC yang menjadikan agenda Piala Presiden 2024 sebagai ajang pra musim, justru mampu tembus sampai ke final edisi tahun ini.

Tiga kali tembus sampai ke final, Borneo FC justru harus menelan pil pahit lantaran harus kembali kalah dari Arema FC sang juara bertahan.

Bacaan Lainnya

Arema FC sukses mengukuhkan diri sebagai juara Piala Presiden 2024 setelah mengalahkan Borneo FC dalam laga final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (4/8/2024) malam. Pertandingan yang ketat berakhir dengan skor 1-1 selama 90 menit.

Pertandingan yang dimulai pukul 20.30 Wita itu berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Kedua tim langsung saling menyerang dalam 10 menit pertama. Arema FC lebih dominan dalam menyerang, namun Borneo FC juga memberikan perlawanan yang tidak kalah berbahaya.

Bahkan Stefano Lilipaly nyaris mencatatkan nama di papan skor andai tendangan bebas yang dieksekusinya di menit 5 tak menghantam mistar gawang.

Stefano Lilipaly, menjadi motor serangan bagi timnya. Beberapa kali ia melepaskan tembakan dan menciptakan peluang bagi Borneo FC. Meski demikian, hingga 20 menit pertama, skor masih tetap 0-0. Borneo FC mendapatkan peluang emas pada menit ke-39 melalui tembakan keras Terens Puhiri, namun kiper Arema Lucas Frigeri lakukan penyelamatan gemilang. Babak pertama berakhir imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Arema FC berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu lewat gol yang dicetak William menit ke-48. Namun, Borneo FC tidak tinggal diam, berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Leo Gaucho menit ke-62.

Petaka bagi Borneo FC datang di menit ke-87. Sang kapten Stefano Lilipaly diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap William. Awalnya wasit hanya memberikan kartu kuning, namun setelah melihat VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah.

Arema sempat mencetak gol di menit ke-97 melalui kemelut di depan gawang yang dimanfaatkan Lokolingoy. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit kembali melihat VAR dan memutuskan Dedik Setiawan hands ball sebelum gol terjadi.

Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit ditambah 11 menit waktu tambahan habis. Pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Dalam babak penentuan, Arema FC berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4, setelah satu penendang Borneo FC gagal menjalankan tugasnya.

 

Pos terkait