linikaltim.id SAMARINDA. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat bakal menjadi perahu pasangan petahana Isran Noor dan Hadi Mulyadi dalam pertarungan pemilihan gubernur (pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) mendatang.
Pengumuman DPP PDIP di pusat atas dukungannya ke Isran membuat napas mantan Bupati Kutai Timur itu lega.
Disinggung perihal partai, dengan dukungan Demokrat dan PDIP, hal tersebut sudah memenuhi syarat majunya Isran.
PDIP dengan 9 kursi, sementara Demokrat 2 kursi, total 11 kursi, menjadi syarat minimal maju di pilkada serentak 27 November mendatang.
Terkait program yang akan dijalankan, Isran menegaskan akan melanjutkan program yang sebelumnya saat menjabat pada 2018–2023.
“Lanjutkan yang lalu, program baru jangan disampaikan, supaya orang tidak meniru-niru,” tegasnya. Target kemenangan Isran rupanya punya nilai cukup tinggi. “More than 70 persen,” tegasnya.
Didukung PDIP, Isran pun disambut hangat pula di Demokrat. Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyambut baik kembalinya Isran Noor ke pangkuan partai berlambang mercy tersebut sebagai kader.
“Pak Isran kembali sebagai kader partai Demokrat. Welcome home, selamat datang kembali, berjuang sebagai kader Demokrat. Sama-sama kawal kebijakan pembangunannya pro masyarakat, termasuk mengurangi kemiskinan,” ungkap AHY kala mengumumkam nama Isran.
Sedangkan pasca-pengumuman PDIP, Isran dengan percaya diri bisa kembali memimpin Kalimantan Timur selama lima tahun ke depan. “Kami siap lahir batin dan akan memenangkan pertarungan,” sebutnya.






