Ngapain Saya Disuruh Dukung Anies, Emangnya Dia Mau Nurut?

Megawati Soekarnoputri (tangkapan layar YouTube PDIP)
Megawati Soekarnoputri (tangkapan layar YouTube PDIP)

linikaltim.id JAKARTA. Jelang pendaftaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dijadwalkan bakal mulai tahap pendaftaran pada 27–29 Agustus 2024, Anies Rasyid Baswedan masih belum mendapatkan dukungan partai. Padahal ramai diberitakan Anies bakal diusung partai berlambang banteng dengan moncong putih,  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Rupanya kabar itu belum pasti. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, setelah pembacaan nama-nama calon kepala daerah yang diusung PDIP di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Awalnya, Mega bercerita, ada banyak orang membicarakan dukungan PDIP di Pilkada Jakarta. Namun, dia terkejut sekelompok orang mengenakan baju merah-hitam, memasang spanduk dukungan untuk Anies.

“Di depan tadi itu aku kaget, ada baju merah-hitam. Pasang spanduk suruh gotong Pak Anies, siapa yang tidak lihat? Aku saja lihat kok,” ucapnya.

Mega lantas menanyakan ke Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun. “Itu satuan tugas (satgas) apa ya? Kok namanya satgas hitam ya,” tanya Megawati.

Komarudin menyebut, satgas tersebut ingin Megawati mendukung Anies di Pilkada Jakarta. “Eh, enak saja ya. Apa saya disuruh dukung Pak Anies?,” sebut Mega.

Anak kedua mantan Presiden Soekarno itu,  lantas bertanya kesediaan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut mau bergabung sebagai kader partai. “Kalau mau PDI Perjuangan jangan kayak begitu dong, ya. Mau tidak nurut?” tanya Mega.

Mega juga menyinggung sikap Anies  saat menjadi salah satu peserta calon presiden pada Februari lalu. “Enak banget ya, sekarang kami dicari dukungannya, lalu kamu kemana kemarin sore? Ya, jangan gitu dong,” ucap putri Proklamator Indonesia tersebut.

Ramai diberitakan beberapa politikus dari partai berlambang Banteng dengan moncong putih menyebut PDIP berencana mengusung Anies di Pilkada Jakarta

Pos terkait