Desa Kersik Kembangkan Wisata Pantai dan Digitalisasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Pantai Biru Kersik (Istimewa)

Linikaltim.id. TENGGARONG – Pemerintah Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berinovasi dengan mengembangkan sektor pariwisata dan digitalisasi sebagai strategi memperkuat perekonomian lokal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun desa yang berkelanjutan, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Kersik, Jumadi, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya berpikir membangun desa itu hanya soal infrastruktur. Tapi ternyata, pembangunan manusia juga sangat penting. Tanpa sumber daya manusia yang kreatif, infrastruktur tidak akan memberi nilai lebih,” ujarnya.

Ia menyebut anak-anak muda di Desa Kersik perlu diberi ruang untuk berkreasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Meski berada jauh dari pusat kota, Desa Kersik terus menyediakan akses informasi dan digitalisasi agar warganya memiliki wawasan yang luas.

“Kami sering sampaikan ke warga, meskipun tinggal di desa, jangan berpikir kampungan. Teknologi sekarang membuat semua bisa terhubung. Orang desa juga punya peluang besar untuk berkembang,” tambahnya.

Salah satu program strategis desa adalah pembangunan kawasan wisata Pantai Kersik, yang kini mulai berjalan sesuai master plan. Pemerintah desa bersama BUMDes melakukan pembenahan infrastruktur dan penataan kawasan sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kami mulai dari pembenahan infrastruktur dulu agar wisatawan nyaman. Sekarang sebagian pembangunan sudah berjalan,” jelas Jumadi.

Selain menata kawasan pantai, pemerintah desa juga menggandeng pihak ketiga untuk mengembangkan ekonomi kreatif di sekitar objek wisata. Konsep ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Di sisi lain, Desa Kersik dikenal sebagai salah satu desa digital di Kukar. Sejak empat tahun terakhir, digitalisasi dimanfaatkan untuk promosi wisata, pemasaran produk lokal, hingga memperkuat identitas desa.

“Walaupun letaknya jauh, Desa Kersik bisa dikenal sampai Jakarta berkat digitalisasi. Promosinya bukan hanya lewat event, tapi juga media sosial,” ujar Jumadi.

Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMD Kukar, Dedy Suryanto, mengapresiasi terobosan Desa Kersik yang dinilai selaras dengan program peningkatan kemandirian desa.

“Kami mendukung penuh langkah Desa Kersik dalam membangun pariwisata dan digitalisasi desa. Ini contoh nyata bagaimana desa mampu menggali potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Melalui sinergi pemerintah desa, BUMDes, dan dukungan DPMD Kukar, Desa Kersik kini menunjukkan transformasi menuju desa yang kreatif, maju, dan berdaya saing tinggi—membuktikan bahwa desa pun bisa tumbuh setara dengan kota tanpa meninggalkan jati dirinya. (Adv/DPMD Kukar)

Pos terkait