linikaltim.id SAMARINDA. Kesatria Bengawan Solo (KBS) tampil “menggila” di game kedua IBL Playoffs 2024 First Round. Tampil di depan pendukungnya saat bersua Satria Muda Pertamina Jakarta di Sritex Arena, Solo, Kesatria mampu menuntaskan gim kedua 96-93. Kemenangan itu tentu membuat duel berlanjut ke gim ketiga karena kedudukan sama kuat.
Sala satu pemain kunci KBS, Travin Thibodeaux, bermain sepanjang pertandingan selama 40 menit, kontribusi 38 poin dengan 11 dari 18 percobaan tembakan. Dia memasukkan 11 dari 15 kesempatan free throw, serta menambahkan 14 rebound dan empat assist dalam lembar statistik. Sementara CJ Gettys membukukan 10 poin, 11 rebound, dan 8 assist, sebelum akhirnya harus foul-out di menit-menit akhir kuarter keempat.
Performa menawan ditunjukkan Andre Adrianno dengan kontribusi 11 poin, termasuk tiga kali three point dari tiga percobaan. Sedangkan Kevin Moses Eliazer Poetiray menyumbang 10 poin, juga dengan tiga kali three point.
Pembeda di laga tadi malam adalah Andre Rorimpandey, yang mampu menyumbangkan 15 poin dari bench dengan akurasi 5 dari 9 percobaan, termasuk empat kali three point.
Penampilan Travin Thibodeaux di babak pertama membuat Kesatria Bengawan Solo unggul 53-52. Dia menyumbang 23 poin dari total poin KBS di babak pertama. Performa Thibodeaux rupanya tak kendur. Di kuarter ketiga hingga akhir, KBS bisa menjegal upaya kebangkitan Satria Muda.
Di kuarter ketiga, kedua tim sama-sama menambahkan 23 poin. Sehingga keunggulan masih di tangan Kesatria dengan skor 76-75. Namun, Kesatria harus kehilangan Nuke Tri Saputra. Dia ditarik keluar untuk mendapatkan perawatan setelah terluka di mata.
Memasuki kuarter keempat, head coach Youbel Sondakh harus meminta time-out cepat. Karena Kesatria melaju 6-0 hanya dalam waktu satu setengah menit. Back to back three point dari Andre Rorimpandey dan Samuel Devin Susanto membawa anak asuh Efri Meldi unggul 82-75.
Situasi semakin tidak menguntungkan bagi tim tamu ketika Reynaldo Zamora terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal karena foul-out di sisa waktu 2 menit. Kesatria semakin di atas angin ketika Thibodeaux menambahkan tiga angka untuk menjaga keunggulan mereka menjadi 96-90. Saat waktu hanya tersisa 50 detik, kedua tim sama-sama kehilangan center intinya. Artem Pustovyi dan CJ Gettys foul-out.
Upaya Thibodeaux dan Rorimpandey di sisa waktu 17 detik tidak menambah poin. Satria Muda memilih untuk memaksimalkan penguasaan terakhir yang mereka dapatkan. Jarak poin hanya tiga angka, 93-96. Peluang untuk bangkit juga masih ada, sekaligus peluang untuk menyamakan kedudukan dan menyeret laga ke babak overtime masih terbuka untuk Satria Muda.
Namun, dua percobaan tembakan three point Abraham Damar Grahita dan Widyanta Putra Teja gagal. Kesatria Bengawan Solo mampu membawa kemenangan dan siap tampil habis-habisan di gim terakhir nanti malam.
“Hari ini kami bermain di hadapan publik sendiri. Sehingga kami punya semangat lebih baik. Kami memberikan penghormatan untuk KB (Kentrell Barkley) yang meminta untuk bermain lebih keras. Berikutnya kami akan mendapatkan kemenangan untuk melaju ke semifinals,” ujar Travin Thibodeaux.
Pertandingan penentuan keduanya juga dijadwalkan digelar di Sritex Arena, Senin (14/7), pukul 20.00 WIB.






