PDAM Samarinda Dikucur Dana 60 M, Proyek 3.500 Sambungan Air Bersih di Palaran

Kaharuddin, Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Samarinda. (Foto : Eko Setyo)

Linikaltim.id. SAMARINDA. Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda memprioritaskan perluasan layanan air bersih di Kecamatan Palaran sepanjang 2026.

Program tersebut didukung pendanaan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan total anggaran mencapai sekitar Rp60 miliar.

Bacaan Lainnya

Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Kaharuddin, mengatakan sebagian besar anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan jaringan perpipaan di wilayah Palaran yang selama ini masih menjadi salah satu kawasan dengan cakupan pelayanan yang belum maksimal.

“Bantuan dari pemerintah pusat sekitar Rp22 miliar lebih. Selain itu ada dukungan dari pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Kalau dihitung, hampir 70 persen dari keseluruhan bantuan tahun ini memang diarahkan untuk Palaran,” kata Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Kaharuddin,di kantor DPRD Kota Samarinda, Rabu (01/07/2026).

Ia menjelaskan proyek tersebut meliputi pembangunan jaringan pipa distribusi utama dan jaringan sekunder dengan target sekitar 3.500 calon pelanggan baru.

Menurutnya, proses pekerjaan saat ini telah memasuki tahap lelang di Pemerintah Pusat sehingga ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Masyarakat diperkirakan mulai dapat menikmati layanan secara optimal pada awal 2027.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Palaran terkait pekerjaan di lapangan. Harapannya akhir tahun selesai sehingga awal Januari nanti manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain memperluas jaringan, Perumdam juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang sudah terlayani, mulai dari menjaga kualitas air hingga memastikan distribusi berjalan lebih lancar.

“Cakupan pelayanan sekarang sekitar 85 persen. Sisanya kebanyakan berada di daerah-daerah ujung yang memang membutuhkan pembangunan jaringan pipa baru,” jelas Kaharuddin.

Meski optimistis mengejar target pelayanan, ia mengakui masih terdapat tantangan berupa kondisi geografis dan jarak antarpermukiman yang cukup berjauhan sehingga membutuhkan investasi perpipaan yang tidak sedikit.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengapresiasi langkah Perumdam yang memprioritaskan penyelesaian layanan air bersih di Palaran. Namun ia mengingatkan agar seluruh program yang dijalankan tetap realistis dan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. (*)

Pos terkait