TKD Dipangkas, DPRD Samarinda Pastikan Aspirasi Infrastruktur yang Utama

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Achmad Sukamto.

Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Achmad Sukamto, mengatakan permasalahan infrastruktur masih menjadi aduan dan laporan terbanyak selama masa reses persidangan tahun 2025.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini menjelaskan bahwa reses menjadi sarana penting bagi legislator untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat setelah empat bulan bertugas.

Bacaan Lainnya

Berbagai usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan drainase, peningkatan jalan lingkungan, hingga pengaspalan ruas-ruas jalan yang dianggap mendesak.

“Permintaan masyarakat cukup banyak, terutama soal infrastruktur dasar. Kami juga menyampaikan apa saja program pemerintah kota yang sudah berjalan pada APBD murni maupun perubahan 2025,” ujarnya pada Rabu (19/11/2025).

Ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan dibawa ke tahap perencanaan berikutnya. Usulan tersebut akan disinergikan dalam penyusunan program pembangunan dan dimasukkan ke dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah.

“Nanti akan kami tindak lanjuti dan diserahkan sebagai usulan aspirasi. Selanjutnya akan diselaraskan dan masuk dalam SPID untuk dipertimbangkan pada anggaran murni mendatang,” tegasnya.

Meski fiskal Kota Samarinda dipangkas, Achmad Sukamto memastikan bahwa aspirasi masyarakat akan dapat terselesaikan dengan skala prioritas, dan urgensi bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tahun depan TKD dipangkas, tapi kami mengusahakan untuk dapat mengawal aspirasi masyarakat, terutama dapil kami untuk dapat terealisasi,” tutupnya. (adv/dprdsmr)

Pos terkait