Linikaltim.id. SAMARINDA. Peluang terjadi kebakaran akan meningkat di bulan Ramadan. Sebab, aktivitas malam hari lebih padat dari biasanya. Faktor kelelahan ataupun kurang fokus dapat meningkatkan kelalaian memasak saat sahur.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda disebut rutin berkomunikasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda untuk memperbarui strategi pencegahan kebakaran.
“Komunikasi ini telah dilakukan secara rutin dari tahun ke tahun,” kata anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi pada Kamis (20/2/2025).
Maswedi mengajak masyarakat untuk turut mempersiapkan diri mencegah kebakaran. “Masyarakat harus lebih waspada saat memasak sahur dan tidak meninggalkan kompor yang masih menyala,” katanya.
Warga juga diimbau memiliki alat pemadam api ringan (APAR). Juga mengetahui penggunaan APAR untuk bekal penanganan potensi kebakaran.
Maswedi pun berharap, Disdamkar dapat meningkatkan sosialisasi pencegahan kebakaran mendekati bulan Ramadan.
Sebagai pengingat, total 24 kejadian kebakaran pada Ramadan tahun 2024. Disdamkar mencatat, 3 korban jiwa dari 24 kebakaran itu.
Bukan dari api kompor, kebakaran yang terjadi sebagian besar akibat arus pendek kelistrikan. Untuk itu, penting juga untuk memeriksa dan memperbaiki kelistrikan rumah tangga.
Untuk komunikasi dan layanan kontak Disdamkar bisa menghubungi nomor berikut :
Pemadam Kebakaran Samarinda Palaran 0541-681779
Pemadam Kebakaran Samarinda Loa Janan 0541-260035
Pemadam Kebakaran Samarinda Mulawarman 0541-741429
Pemadam Kebakaran Samarinda Sempaja 0541-742492
Pemadam Kebakaran Samarinda Sei Kunjang 0541-273313
Pemadam Kebakaran samarinda Seberang 0541-262150
(adv)






