Linikaltim.id. SAMARINDA —Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, berhasil meraih Juara I pada Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Kemenangan ini menjadi capaian penting bagi Kutai Kartanegara (Kukar), setelah tiga tahun terakhir hanya menempati posisi kedua dan ketiga pada ajang yang sama.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Posyandu se-Kaltim di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, Kamis (20/11/2025). Acara dihadiri TP Posyandu Kaltim, perwakilan kabupaten/kota, serta perwakilan peserta lomba dari berbagai daerah.
Selain Kelurahan Baru, sejumlah wilayah di Kukar juga membawa pulang prestasi dalam lomba lainnya. Desa Suka Damai, Kecamatan Muara Badak, meraih Juara I Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori desa. Kemudian Kelurahan Handil Baru Darat, Kecamatan Samboja, menempati Juara II kategori kelurahan. Untuk lomba RT, RT 02 Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, meraih Juara II, sementara RT 09 Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sanga Sanga, mendapat Juara III.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengapresiasi komitmen berbagai unsur masyarakat hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam meningkatkan layanan dan partisipasi publik.
“Alhamdulillah, penghargaan dari DPMD Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri untuk kategori Posyandu, RT, dan gotong royong kembali berhasil kita raih,” ujar Arianto, Jumat (21/11/2025).
Arianto menyebut, Kukar saat ini menjadi role model nasional dalam registrasi Posyandu. Seluruh Posyandu di Kukar telah masuk dalam sistem Kementerian Dalam Negeri sehingga menjadi daerah pertama di Kaltim yang mencapai target tersebut.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan Posyandu 6 SPM dengan memperkuat data dan peran kader. Semoga prestasi ini mendorong semangat seluruh desa dan kelurahan untuk terus berkembang,” katanya.
Menurut dia, penguatan sektor kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan budaya gotong royong menjadi fokus pembangunan berkelanjutan di Kukar.
Sementara itu, Kepala DPMD Provinsi Kaltim, Puguh Harjanto, menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, khususnya dalam pemenuhan gizi masyarakat dan penurunan angka stunting.
“Rakor ini menjadi momentum penyamaan persepsi dalam pelaksanaan Posyandu 6 SPM di seluruh daerah,” ujarnya.
Dalam sambutan daringnya, Ketua TP Posyandu Kaltim, Sarifah, menyampaikan bahwa penguatan layanan dasar Posyandu adalah mandat negara yang wajib dipenuhi pemerintah daerah.
“Posyandu adalah pusat pelayanan masyarakat di tingkat paling dekat dengan keluarga. Di sinilah ujung tombak pemenuhan layanan kesehatan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Rakor juga meliputi penyerahan penghargaan bagi pemenang lomba Posyandu, lomba RT, dan BBGRM tingkat provinsi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi wilayah dalam pemerataan layanan publik.
Dengan berbagai prestasi tersebut, Kukar dinilai kian memperkuat posisinya dalam pembinaan masyarakat dan tata kelola desa di tingkat provinsi maupun nasional. (Adv/DPMD Kukar)






