Linikaltim.id. SAMARINDA. Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gebyar Hari Anak Nasional 2025 yang digelar di Gelanggan Olahraga (GOR) Segiri pada Selasa (16/9/2025).
Acara yang mengusung tema Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045 tersebut juga dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Persatuan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Menurut Sri Puji, kegiatan yang melibatkan ribuan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidik, yayasan, hingga orang tua ini menjadi momentum penting memperkuat silaturahmi. Sekaligus memberikan ruang edukasi yang menyenangkan bagi anak.
“Acara ini dikemas dengan sangat baik, apalagi menampilkan keberagaman budaya melalui pakaian adat dari berbagai daerah. Anak-anak terlihat senang, dan itu sejalan dengan tujuan pendidikan PAUD yang harus menyenangkan, membuat mereka ceria, sekaligus menumbuhkan imajinasi dan karakter,” ungkapnya.
Meski begitu, Sri Puji juga menyoroti kondisi pelaksanaan di lapangan. Ia menilai perlu ada koordinasi lebih baik dari panitia agar anak-anak terlindungi dari terik matahari.
“Karena jumlah peserta mencapai lebih dari 12 ribu anak ditambah orang tua dan guru, tentu perlu perhatian ekstra terhadap kenyamanan dan keamanan mereka,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kehadiran fasilitas kesehatan yang disiapkan penyelenggara, termasuk tenaga medis dan ambulans.
Sri Puji juga menekankan bahwa peran orangtua dalam kegiatan seperti ini sangatlah penting. Menurutnya, dukungan orangtua akan mempengaruhi kepercayaan diri anak.
“Ketika anak didukung orangtuanya, kepercayaan diri mereka akan tumbuh. Anak-anak berani tampil menari, bernyanyi, hingga menunjukkan bakatnya. Ini bagian dari pembentukan karakter sejak dini,” tambahnya.
Sebagai mitra kerja Dinas Pendidikan, Komisi IV DPRD Samarinda juga berkomitmen untuk terus mendorong program-program penguatan PAUD.
Puji menekankan pentingnya kolaborasi antara stakeholder terkait untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tepian.
“Karena itu butuh kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media, agar tumbuh kembang anak-anak kita bisa lebih optimal,” tegasnya. (adv/dprdsmr)






