Linikaltim.id. SAMARINDA. Teras Samarinda yang dibangun dengan anggaran puluhan miliar rupiah itu dinilai belum menjalankan fungsi utamanya. Yaitu hadir sebagai ruang penggerak ekonomi masyarakat kecil, sebagaimana konsep awal yang pernah digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Hal itu dibeberkan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Samri Shaputra. Menurutnya, fasilitas yang ada di Teras Samarinda lebih menonjolkan sisi estetika ketimbang menyediakan ruang usaha yang terjangkau bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai pedagang kecil justru kesulitan mendapatkan tempat berdagang karena jumlah kios terbatas dan biaya sewanya relatif tinggi.
“Kalau tujuannya untuk ekonomi kerakyatan, tentu harus memberikan akses yang luas untuk pedagang kecil. Faktanya, mereka justru sulit masuk,” ujar Samri, dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pemerintah perlu meninjau ulang konsep Teras Samarinda. Agar tidak sekadar menjadi lokasi rekreasi yang ramai di akhir pekan, namun minim manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Samri mencontohkan kegiatan bazar di halaman Islamic Center yang dinilai lebih berdampak. Karena mampu menarik banyak pengunjung dan mendorong roda ekonomi pedagang kecil.
Untuk itu, Samri mendorong Pemkot Samarinda untuk mengembangkan kawasan kuliner rakyat di tepian Sungai Mahakam. Terutama di sekitar Islamic Center, yang dinilai memiliki potensi menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi.
“Kalau dikelola dengan rapi, kawasan itu bisa menjadi magnet baru. Selain membantu pedagang, pemerintah juga mendapatkan pemasukan daerah dari aktivitas ekonomi rakyat, bukan hanya lewat kenaikan pajak,” tambahnya.
Sebagai informasi, pembangunan Teras Samarinda tahap pertama menelan anggaran sekitar Rp36 miliar dari APBD Samarinda.
Meski sudah berdiri megah, kawasan ini kini diharapkan dapat menjalani evaluasi menyeluruh agar benar-benar menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat kecil dan bukan sekadar ikon kota. (adv/dprdsmr)






