Linikaltim.id SAMARINDA. Sepanjang 2022 hingga per Agustus 2024 tercatat ada 88 kasus monkeypox (cacar monyet) yang masuk di Indonesia. Namun, hingga saat ini belum ada kasus terlapor mengenai penularan monkeypox (mpox) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dr Jaya Mualimin SpKj menyebut, cacar monyet ini sejak 2022, dan yang baru-baru ini ramai diberitakan merupakan varian baru.
Mpox memiliki beberapa clade (varian) yang telah teridentifikasi dan dapat menimbulkan wabah yaitu clade Ia, clade Ib, dan clade IIb. Clade Ia dan Ib memiliki manifestasi klinis yang lebih berat bila dibandingkan dengan clade II.
“Clade Ib ini dari Afrika. Penyebarannya melalui kontak seks, penyakit ini penyebarannya mayoritas di kalangan LSL (lelaki seks dengan lelaki),” tegas Jaya, dihubungi Selasa (10/9/2024) siang.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penderita MPOX 85 orang laki-laki dari 88 kasus. Sementara 53 kasus merupakan pria LSL. Dan 62 kasus adalah penderita HIV.
Informasi yang sama juga disampaikan dr. Agnes Kartini SPKK waktu disambangi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda pada Rabu (4/9/2024) lalu.
“Untuk Kaltim sendiri belum ada laporannya, yang lapor untuk kasus tersangka (seorang yang diduga terinfeksi,red.) saja belum ada laporannya,” terang dr Agnes, ketua <span;>Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Samarinda.
Monkeypox berstatus Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) serupa Covid-19, ini ditetapkan pada 30 Januari lalu.
Namun penularan monkeypox virus (MPXV) tidak semasif virus Covid-19 yang sukses menjadi pandemi. Sebab penularan MPXV berupa kontak fisik terhadap pasien yang terinfeksi virus.
“Penularannya sendiri lebih sulit ketimbang Covid-19. Covid 19 sendiri penularannya airborne (terbawa udara), yang berarti saya di sini, kamu di sana, bisa kena. Kalau ini kan harus close contact. Artinya harus ada lukanya, saya harus kena lukanya (air dari lukanya) baru bisa tertular,” urai Agnes.
Cacar air, lanjutnya, justru lebih gampang penularannya, karena cacar jenis ini menular secara airborne.
Walau demikian, Agnes mengimbautetap menjaga prinsip hidup sehat. Menjaga kebersihan serta tidak kontak fisik dengan orang sakit. Mau bagaimanapun MPXV tetap merupakan penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat secara luas.




