Linikaltim.id, SAMARINDA. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menyerahkan motor Muhammad Nazmin, korban pencurian motor yang kasusnya viral di Tiktok, usai mengunggah surat terbuka.
Mahasiswa salah satu kampus di Samarinda itu menerima motor tersebut di Polresta Samarinda pada Selasa (09/06/2026). Hadir Polresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar dan Kasat Reskrim AKP Agus Setyawan dalam serah terima motor tersebut.
Nazmin mengaku sempat ingin berhenti kuliah karena tidak ada kendaraan. Sebab beban Rp80 ribu per hari untuk transport dirasa berat bagi keluarganya. “Gak cuma untuk kuliah, buat pacaran juga bisa ini,” canda Kapolres.
Video surat terbuka yang viral diakui Nazmin mendorong perubahan dalam penanganan kasus yang dilaporkannya.
“Sebelumnya memang sudah ditangani, tapi mungkin karena berjalannya waktu kasusnya seperti pudar. Saya membuat video itu bulan Mei kemarin, sementara laporan saya sejak Desember,” kata Nazmin.
Dalam kesempatan tersebut, Nazmin juga sempat bertemu dan bersalaman langsung dengan Kapolresta Samarinda serta Satreskrim yang menangani kasusnya. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya proses panjang yang sempat menyita perhatian publik. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Nazmin juga menegaskan bahwa selama proses pengembalian kendaraan tidak ada pungutan atau permintaan biaya dari pihak kepolisian.
Meski sempat menunggu cukup lama, ia mengapresiasi upaya kepolisian yang akhirnya berhasil menemukan dan mengembalikan kendaraan miliknya.
Dia berharap komunikasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat semakin baik sehingga kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian terus meningkat. (*)






