Anhar Sebut Mutu Pendidikan Tidak Merata Jadi Akar Masalah PPDB

Anhar - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Pembentukan Satuan Petugas (Satgas) Pendidikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda didukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Namun, ada sejumlah catatan dan kritis tegas dari anggota DPRD Samarinda, Anhar. Dia menilai bahwa akar persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bukan pada lemahnya pengawasan. Melainkan ketimpangan kualitas sekolah.

“Satgas itu bagus, tapi bukan solusi utama. Yang harus dibenahi adalah pemerataan fasilitas dan kualitas pendidikan,” kata anggota Komisi IV DPRD Samarinda itu dalam wawancara dua pekan lalu.

Bacaan Lainnya

Satgas melibatkan Dinas Pendidikan, kepolisian, dan unsur lainnya untuk mencegah kecurangan dan praktik suap dalam PPDB.  Namun Anhar mengurai, permasalahan ini akibat tekanan keinginan untuk menyekolahkan anak di sekolah favorit. Itu terjadi karena belum meratanya mutu pendidikan.

“Keinginan orang tua itu wajar, sekolah dekat rumah dan berkualitas. Tapi karena hanya beberapa sekolah yang dianggap bagus, akhirnya mereka terpaksa berebut dan mencari jalan pintas,” katanya.

Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan, jika kualitas sekolah merata, maka tak akan ada rebutan kursi di sekolah-sekolah tertentu.

Anhar pun  mendorong pemerintah lebih fokus membenahi kualitas pendidikan secara menyeluruh, bukan hanya aspek pengawasan. “Kalau semua sekolah bagus, anak-anak bisa sekolah di mana saja tanpa tekanan,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait