Bangun Sekolah Rakyat, Wali Kota Andi Harun: Lahan Sudah Disiapkan

Walikota Samarinda Andi Harun

Linikaltim.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda semakin serius untuk memberikan pendidikan lebih baik bagi anak-anak kurang mampu melalui pembangunan Sekolah Rakyat.

Wali Kota Samarinda Andi Harun, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima surat dari Menteri Sosial, Gus Saifullah Yusuf, yang mengarah pada pembentukan sekolah untuk anak-anak tidak mampu.

Bacaan Lainnya

Surat tersebut meminta pemerintah daerah untuk menyediakan lahan sekitar 7 hektar yang menjadi syarat utama pembangunan.

Ia menyampaikan dalam kesempatan rapat koordinasi yang berlangsung lima hari yang lalu, pemerintah kota Samarinda langsung bergerak cepat.

“Kami diberi waktu sampai tanggal 21 Maret, dan kami segera memenuhi semua persyaratannya,” kata walikota Samarinda Andi Harun,di Balai kota Samarinda, Kamis (27/03/2025).

Andi Harun menyebutkan, untuk memastikan kelancaran, dokumen persyaratan langsung dikirimkan ke Kementerian Sosial.

Sekolah rakyat yang dimaksudkan oleh pemerintah pusat ini akan dibangun di sekitar Stadion Palaran, yang dikenal sebagai lahan strategis milik Pemkot Samarinda.

Dengan lokasi yang luas dan akses yang mudah, diharapkan sekolah ini dapat menjangkau lebih banyak siswa.

Setelah lebaran, tepatnya 11 April mendatang, tim dari Jakarta akan melakukan tinjauan untuk memastikan persiapan lebih lanjut sekolah rakyat.

Pemerintah Kota Samarinda juga telah memastikan bahwa semua persyaratan administratif dan teknis telah dipenuhi.

Selain itu, lahan yang disiapkan juga dipastikan cukup luas, yakni sekitar 20 hingga 30 hektar, yang lebih dari cukup untuk pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin, juga menjelaskan lebih lanjut tentang rencana pembangunan sekolah rakyat ini.

“Sekolah rakyat ini akan diperuntukkan bagi anak-anak yang tidak mampu, dan akan mencakup pendidikan SD hingga SMP sesuai dengan kewenangan kami,” kata Nuryadin.

Beliau menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyelesaikan seluruh administrasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan siap menjalankan program ini sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.

Menurut Nuryadin, sekolah ini akan dilengkapi dengan fasilitas boarding school (asrama), yang akan dibiayai oleh Kementerian Sosial dengan anggaran sekitar 200 miliar rupiah.

“Alhamdulillah, semuanya sudah siap, dan kami optimis program ini akan berjalan lancar. Insya Allah, pada tanggal 11 April nanti, Pak Wali Kota akan menandatangani kesepakatan ini di hadapan Presiden,” tambah Nuryadin.

Disdikbud mengajukan jumlah siswa yang akan mengikuti sekolah rakyat, dengan target antara 2 hingga 3 kelas per tingkat. Misalnya, untuk tingkat SMP, setiap kelas akan diisi dengan 25 siswa, yang berarti sekitar 75 siswa akan diterima dalam satu angkatan.

Ia menyebutkan, pemerintah kota tidak hanya memikirkan fasilitas fisik, tetapi juga kualitas pendidikan yang diberikan.

“Sekolah rakyat ini akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan tentu saja dengan kurikulum yang sesuai dengan standar pendidikan nasional,” ujarnya.

Nuryadin juga menegaskan bahwa sekolah rakyat ini akan khusus untuk anak-anak yang berdomisili di Samarinda.

“Ini khusus untuk warga Samarinda, tidak boleh dari luar domisili,” jelas Nuryadin.

Ini berarti bahwa hanya anak-anak yang terdaftar sebagai penduduk Kota Samarinda yang dapat mendaftar dan mengikuti program sekolah rakyat.

Andi Harun menambahkan bahwa Samarinda adalah satu-satunya daerah di Kalimantan Timur yang telah lolos tahap seleksi untuk pembangunan sekolah rakyat.

“Banyak daerah yang tidak lolos, namun Alhamdulillah, kami berhasil meloloskan persyaratannya,” kata Andi Harun.

Dengan adanya sekolah rakyat ini, Walikota berharap bisa mengurangi kesenjangan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Samarinda.

“Kami ingin memberikan kesempatan yang sama untuk setiap anak, terlepas dari latar belakang ekonomi mereka. Ini adalah langkah besar bagi pendidikan di Kota Samarinda,” kata Andi Harun.

Pos terkait