Bersiap Menghadapi yang Terburuk di Pilkada

MENSIMULASIKAN: Polda Kaltim bersama polres jajaran melangsungkan tactical floor gam (TFG) sebagai bahan pembelajaran dalam pengamanan pilkada.
MENSIMULASIKAN: Polda Kaltim bersama polres jajaran melangsungkan tactical floor gam (TFG) sebagai bahan pembelajaran dalam pengamanan pilkada.

linikaltim.id SAMARINDA. Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah sebentar lagi. Segala tahapan di tingkat penyelenggara bahkan sudah lebih dulu berjalan. Lantas, bagaimana dengan sistem pengamanan?

Polda Kaltim sudah menggelar tactical floor game (TFG). Mengundang seluruh polres jajaran untuk memaparkan sesuai keadaan wilayah. Salah satunya Balikpapan.

Bacaan Lainnya

Sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Minyak memang juga salah satu yang menjadi perhatian serius. Pasalnya, kabupaten dan kota di Kaltim, Balikpapan cukup mengalami peningkatan dalam hal jumlah penduduk. Pun dengan Samarinda yang merupakan ibu kota provinsi.

Karo Ops Polda Kaltim Kombes Pol Dedi Suryadi dalam mendampingi polres jajaran mengingatkan pentingnya pembelajaran dalam bentuk TFG. Pasalnya, dari paparan yang diberikan, selalu ada dinamika dan perkembangan. Bahkan setiap yang memaparkan turut diberikan suatu narasi untuk bisa dipecahkan masalahnya.

“Makanya kan lebih baik semuanya dipelajari saat awal, ketimbang nanti malah bingung. Siapa berbuat apa, koordinasinya ke mana, bentuk tanggung jawabnya, itu bisa tergambar dari TFG,” ungkapnya.

“Termasuk mengetahui berapa sebenarnya kekuatan personel polres jajaran. Artinya bisa mengetahui juga secara keseluruhan, termasuk peta wilayahnya,” sambung Dedi.

TFG, lanjut dia, merupakan pelaksanaan sebelum menjalankan kegiatan yang sebenarnya. “Sebenarnya sedang mensimulasikan yang terjadi di lapangan. Jadi misalnya ada masalah terjadi, sudah tahu tuh seperti apa pemecahan masalahnya. Yang jelas jangan sampai under estimate,” tegasnya.

Saat ditanya awak media terkait situasi rawan di Kaltim, Dedi menegaskan seluruh daerah bias jadi rawan. “Makanya jangan mentang-mentang merasa aman jadi malah enggak disiapkan. Segala sesuatunya itu bisa terjadi, makanya jangan meremehkan,” tandasnya.

Pos terkait