linikaltim.id SAMARINDA. Progres pengerjaan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan hasil positif. Dilihat dari pengerjaan kantor kepresidenan serta pemasangan bilah garuda yang sudah mendekati selesai.
Namun, meski menunjukkan progres yang apik, nyatanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih untuk tidak buru-buru berkantor di IKN. Hal itu lantaran belum siapnya infrastruktur secara keseluruhan di sana.
“Airnya sudah siap belum, listriknya sudah siap belum, tempatnya sudah siap belum. Kalau sudah siap, pindah,” ungkap Jokowi.
Presiden ketujuh Indonesia itu juga sudah mendapat laporan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait progres IKN. Dari laporan menteri PUPR, kantor kepresidenan belum selesai. “Sudah, tapi belum,” sambung Jokowi.
Jokowi rencananya memang dijadwalkan berkantor di IkN sebulan sebelum perayaan HUT RI. Namun, Pak Bas-sapaan akrab Basuki, pihaknya bakal mempercepat persiapan tersebut.
“Disiapkan dulu semuanya. Termasuk prasarananya. Kalau beliau ke sana (IKN) insyaallah,” beber Basuki. Dia berencana bertandang ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada 18 Juli, mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk air bersih dalam menyambut Upacara HUT RI pada 17 Agustus mendatang.
“Insyaallah 18 Juli ke sana, air minumnya kalau sudah bisa, presiden bisa pindah. Di sana (IKN) hujan terus, saya kan monitor juga,” tandasnya.






