Mengenal Sultan Aji Muhammad Idris, Pahlawan Kalimantan Timur yang Diakui Nasional

Sultan Aji Muhammad Idris, salah satu pahlawan nasional asal Kalimantan Timur yang ikut perang melawan Belanda di zaman penjajahan. (Istimewa)
Sultan Aji Muhammad Idris, salah satu pahlawan nasional asal Kalimantan Timur yang ikut perang melawan Belanda di zaman penjajahan. (Istimewa)

Linikaltim.id SAMARINDA. Sultan Aji Muhammad Idris. Satu dari sekian banyak pahlawan kelahiran asli Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Jembayan pada 1667 silam. Kawasan yang masuk dalam area Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Lahir dan tumbuh besar, Sultan Aji Muhammad Idris dinobatkan sebagai pemimpin kesultanan pada 1735. Dia merupakan sultan pertama yang menyandang nama penuh keislaman. Menjadikan cukup banyak perubahan kala itu.

Bacaan Lainnya

Menjadikan sosoknya sebagai tokoh yang luar biasa. Kemudian memimpin Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura selama 43 tahun, sejak 1735–1778. Selain itu, dia meruapakan cucu menantu dari Sultan Wajo La Madukelleng, berasal dari Sulawesi Selatan.

Sultan Aji Muhammad Idris turut memimpin sejumlah perjuangan melawan penjajah. Salah satunya perlawanan terhadap Belanda. Sultan Aji Muhammad Idris ikut berperang melawan penjajah, membantu sang mertua yang kala itu mendapat tekanan dari Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Meninggalkan tahta dan kerajaan demi berperang melawan penjajah. Dia bersama pasukannya berupaya menaklukan pemerintahan kolonialisme Belanda.

Namun, Sultan Aji Muhammad Idris gugur di medan perang. Pun dengan pasukannya. Menandakan kepemimpinan Sultan Aji Muhammad Idris di Kesultanan Ing Martadipura berakhir.

Untuk diketahui, pada 2021 lalu, Sultan Aji Muhammad Idris menjadi satu-satunya yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional dari Kalimantan Timur. Itu sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 109/TK/2021 tentang penganugerahan pahlawan nasional.

Memperingati Hari Pahlawan Nasional yang dirayakan setiap 10 November, menjadi kewajiban bagi kita untuk mengenal dan mengetahui pahlawan-pahlawan nasional, termasuk Sultan Aji Muhammad Idris. (her)

Pos terkait