linikaltim.id SAMARINDA. G Budisatrio Djiwandono secara resmi ditunjuk sebagai pengganti Andi Harun, ketua DPD Gerindra Kaltim. Surat Keputusan (SK) diberikan langsung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, yang terpilih sebagai Presiden Indonesia di pilpres 2024.
Andi Harun tak menghadiri pertemuan tersebut. Dari foto yang beredar, pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji, yang disebut-sebut sebagai pendamping Rudy Mas’ud di kontestasi Pilkada Gubernur Kaltim.
Penunjukan Budisatrio sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim, Andi Harun mengatakan, sikapnya sangat legawa dengan keputusan partai. Pria yang akrab disapa AH itu menyebut bahwa hanya bagian dari partai. “Saya itu hanya perkakas kecil,” ungkapnya.
Dia meminta untuk tidak memunculkan spekulasi macam-macam terkait pergantian dirinya. “Harus dukung dan bantu besarkan Gerindra,” ujarnya. Dia juga meminta agar setiap kader saling bantu bahu-membahu mensukseskan agenda partai. “Termasuk agenda Pak Prabowo sebagai presiden nantinya,” imbuhnya.
AH juga masih bersikap bahwa dirinya masih kader Gerindra. “Saya tetap kader partai, saya loyal dan kesatria menerima keputusan ketum Gerindra,” imbuhnya. Pasalnya, dari dulu setiap kader diajarkan untuk loyal dan berjiwa kesatria.
Untuk diketahui, Andi Harun menjabat sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim sudah tujuh tahun. Selama menjabat sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim, pria yang kini duduk sebagai wali kota Samarinda itu terbilang sukses.
Meski tak lagi menjadi petinggi partai, Andi Harun menyatakan dirinya tetap mengabdi demi masyrakat dan kerja-kerja partai, khususnya di Samarinda.






