Tim SAR Gabungan Menyusuri Sungai Mahakam, Cari Anak yang Terseret Arus

Setelah dikabarkan terseret arus Sungai Mahakam, pencarian anak yang tenggelam dilanjutkan hari ini.

linikaltim.id SAMARINDA. Sungai Mahakam bak selalu menelan korban jiwa. Satu lagi anak-anak tenggelam di sungai setelah bermain-main dengan rekannya, yakni Fahri, remaja berusia 13 tahun yang bermukim di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, tenggelam pada Sabtu (22/6/2024).

Mendapat kabar tersebut, relawan dan tim search and rescue (SAR) gabungan menuju akses anak-anak tersebut hilang, yakni di Teluk Lerong. Hingga pukul 14.00 Wita tadi, Fahri yang sebelumnya berenang bersama lima rekannya masih dalam pencarian.

Bacaan Lainnya

Koordinator Basarnas Pos SAR Samarinda Riqi Efendi, pihaknya sudah mengumpulkan beberapa keterangan. Bermula anak-anak tersebut berenang di tepi perairan Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata, sekitar pukul 16.10 Wita. “Jadi korban berenang melawan arus,” ujarnya. Jelang matahari terbenam, teman-teman korban melihat Fahri terseret arus, dan berusaha mencari bantuan. Salah satu temannya melempar tali dan sempat dipegang korban, tapi terputus.

Warga sekitar yang mendengar teriakan anak-anak tersebut sempat berusaha menolong Fahri, namun gagal mendekati korban karena arus cukup kencang. Fahri akhirnya hilang terbawa arus.

Pencarian masih berlangsung dengan bantuan warga setempat dan SAR gabungan. “Bakal mencari (korban) hingga ditemukan,” tegas Riqi. Dari hasil pengamatan lapangan, pencarian masih berlangsung, dan radius pencarian diperluas mengingat arus sungai cukup kencang. Selain itu turut melibatkan tim penyelam.

 

Pos terkait