Diduga Terjatuh, Pekerja Tewas di Tongkang yang Docking

EVAKUASI: Tim dari Basarnas, Disdamkar, dan BPBD Samarinda dan kepolisian berupaya mengevakuasi jasad Julianus daru dalam tongkang. (Istimewa)
EVAKUASI: Tim dari Basarnas, Disdamkar, dan BPBD Samarinda dan kepolisian berupaya mengevakuasi jasad Julianus daru dalam tongkang. (Istimewa)

Linikaltim.id SAMARINDA. Kejadian tragis menimpa seorang pekerja, yakni Julianus Karaeng (34). Dia ditemukan tewas dalam tongkang.

Penemuan jasand Julianus terjadi di galangan kapal kawasan Sungai Lais, Kecamatam Sambutan, Senin (16/9/2024) pagi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang beredar, semula dua pekerja kapal berniat olahraga sembari menghirup udara segar, mengingat sedang libur peringatan hari keagamaan, sekitar pukul 06.30 Wita.

Keduanya melintas di atas tongkang BG Taurus 7. Tongkang tersebut sedang perbaikan di galangan kapal PT Karya Docking. Dua pekerja itu melihat sepasang sandal tak jauh dari pintu tongkang yang terbuka. Penasaran, pekerja itu melihat ke area bawah.

“Posisinya korban tertelungkup dalam tongkang dan tidak bergerak lagi. Saya langsung melapor ke pekerja lainnya,” ungkap Khabib (38), pekerja galangan.

Sebelum ditemukan tewas, Julianus sempat berpamitan lantaran akan mengambil paket. Sejak malam itu Julianus tidak kembali. Rekan-rekannya yang asyik main gim tidak mengetahui jika Julianus terjatuh ke tongkang sedalam 7 meter itu.

“Kalau malam tidak ada aktivitas perbaikan tongkang. Kemungkinan Julianus terjatuh karena memang malam gelap,” timpal Aldri (39), pekerja lainnya.

Penemuan Julianus membuat gempar pekerja kapal yang kebetulan bersantai tadi pagi. Penemuan itu dilaporkan kepada kepolisian yang dan tim penyelamatan.

Koordinator Pos SAR Samarinda Riqi Effendi menjelaskan, diduga kuat Julianus terjatuh ke dalam tongkang. Tim SAR gabungan dari Basarnas, Damkar, BPBD dan relawan bergerak cepat untuk mengevakuasi.

Proses evakuasi korban yang berada di dasar tongkang berlangsung cukup lama. “Korban dievakuasi pukul 10.05 Wita. Setelah itu langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) untuk proses lebih lanjut,” kata Riqi.

Pos terkait