Linikaltim.id. PENAJAM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong desa-desa agar lebih aktif menciptakan inovasi melalui teknologi tepat guna (TTG). Teknologi ini dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan masyarakat pedesaan dengan cara yang sederhana, murah, namun fungsional.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyatakan bahwa TTG bukan sekadar kewajiban dalam pembangunan desa, melainkan kebutuhan nyata yang muncul dari aktivitas sehari-hari warga. Teknologi seperti ini menjadi solusi lokal atas persoalan lokal yang kerap dihadapi masyarakat.
“TTG bukan kewajiban, tapi menjadi penting ketika dibutuhkan. Ini adalah inovasi berbasis lokal yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan sehari-hari. Kami terus dorong agar setiap desa punya gagasan kreatif seperti ini,” ujarnya, Senin (5/5/2025).
Arianto menekankan pentingnya semangat inovasi sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan desa-desa Kukar meraih tiga penghargaan di ajang TTG Tingkat Provinsi Kaltim 2025 adalah contoh nyata manfaat dari pendekatan teknologi yang memberdayakan.
Ia berharap penghargaan tersebut bisa menjadi pemantik bagi desa-desa lainnya untuk tidak hanya bergantung pada program dari pusat, melainkan aktif menciptakan terobosan yang sesuai dengan kondisi lokal.
“Penghargaan ini bukan akhir, tapi awal dari proses panjang membangun desa yang mandiri melalui inovasi,” tandasnya.
Dengan dukungan berkelanjutan dari DPMD, pengembangan TTG di Kukar diharapkan akan semakin masif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa. (Adv/DPMD Kukar)






