DPMD Kukar Gelar Khataman Al Quran Perdana, Wujud Implementasi Gerakan Etam Mengaji

Linikaltim.id. TENGGARONG — Untuk pertama kalinya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan khataman Al Quran sebagai bagian dari implementasi Gerakan Etam Mengaji (GEMA), 6 November 2025.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 6 Tahun 2021 tentang Gerakan Etam Mengaji. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu diikuti oleh 19 peserta terpilih yang melantunkan ayat-ayat suci Al Quran. Kepala DPMD Kukar Arianto turut membaca surah Al-Bayyinah, menambah suasana religius dan kekhusyukan di antara peserta yang hadir.

Bacaan Lainnya

Arianto mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya khataman perdana tersebut. Menurutnya, Gerakan Etam Mengaji bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan berakhlak mulia.

“Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar hari ini melaksanakan khataman Al Quran pertama sebagai bagian dari implementasi Gerakan Etam Mengaji. Selain menjalankan Peraturan Bupati, kami juga meniatkan kegiatan ini untuk membiasakan ASN membaca Al Quran setiap hari,” ujar Arianto.
“Setiap ASN diberikan waktu antara 30 menit hingga satu jam kerja untuk membaca Al Quran, tanpa mengurangi kewajiban kerja,” tambahnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang memberikan ruang bagi ASN untuk meningkatkan spiritualitas di tengah rutinitas pekerjaan.

Menurut Arianto, kebiasaan mengaji yang rutin dilakukan setiap pagi membawa ketenangan batin dan meningkatkan semangat kerja di lingkungan DPMD Kukar. “Lantunan ayat suci Al Quran menghadirkan ketenangan sekaligus menumbuhkan semangat baru dalam bekerja,” tuturnya.

Selain pembacaan Al Quran, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan tradisi khas khataman, seperti hiasan pohon telur dan sajian apam pulut tambak, yang menambah kehangatan suasana.

Melalui Gerakan Etam Mengaji, DPMD Kukar berharap nilai-nilai spiritual dan religius dapat terus tumbuh di lingkungan kerja, sehingga berdampak pada peningkatan etos pelayanan kepada masyarakat desa. (Adv/DPMD Kukar)

 

Pos terkait