Dua Bapaslon Pemimpin Daerah Punya Misi Penting untuk Kaltim

SIAP BERTARUNG; Duia bakal pasangan calon dari saat mendaftarkan diri di KPU Kaltim beberapa waktu lalu.
SIAP BERTARUNG; Duia bakal pasangan calon dari saat mendaftarkan diri di KPU Kaltim beberapa waktu lalu.

Linikaltim.id SAMARINDA. Tahap pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) sudah selesai.

Pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji dan Isran Noor-Hadi Mulyadi, mendaftar di hari berbeda. Bapaslon Isran-Hadi mendaftar pada Rabu (28/8/2024), sedangkan Rudy-Seno pada Kamis (29/8/2024).

Bacaan Lainnya

Kedua pasangan tersebut sama-sama diantar partai pendukung dan simpatisan dengan arak-arakan yang luar biasa.

Isran yang lebih dulu mendaftar mengungkapkan, dia dan wakilnya diantarkan oleh partai pengusung, yaitu PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Umat, Perindo, dan masih ada yang siap menyusul.

“Alhamdulillah lancar, dan kami akan solid, berjuang untuk memenangkan pertarungan secara terhormat, jujur, adil, dan diberkahi Allah SWT,” ujar Isran.

Ditanya perihal visi-misi yang siap diusung, pria yang pernah menjabat sebagai bupati Kutai Timur itu menjelaskan, masih tetap fokus dengan program yang sudah berjalan pada lima tahun lalu di periode pertama memimpin.

“Itu masih banyak yang perlu diselesaikan dan tuntaskan. Walau pun nanti harus ada sedikit perubahan, tapi tidak sampai mendasar. Yang jelas penuntasan periode lalu akan menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.

Saat ditanya persentase kemenangan, Isran dengan yakin menyebut lebih dari 75 persen. Dan itu ditegaskannya menang dengan cara jujur tanpa permainan. “Jika Allah SWT menghendaki, kami yakin pasti menang. Berjuang itu harus keras, tidak seru kalau tidak keras,” jelasnya.

Pun demikian ketika ditanya tentang strategi yang akan dilakukan. “Itu rahasia saya, dilarang disampaikan langsung,” tegasnya.

Sementara itu, Rudy Mas’ud dalam pidato politiknya menyebut, seluruh masyarakat kaltim harus bersiap melompat lebih jauh. Melangkah lebih jauh. Karena Kaltim etalase Indonesia. Sebagai IKN, Kaltim harus sukses dan maju.

Semua masyarakat harus sukses, petani sukses, nelayan, UMKM pun harus sukses. Seluruh masyarakat Kaltim semua bisa sukses.

“Kami mengawali sebagai entrepreneur, dan siap mewakafkan demi masyarakat Kaltim, kesuksesan tidak hanya untuk kami. Karena kami ingin menjadi “influencer”, menularkan virus kesuksesan ke seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Man Jadda wa Jada, yang bersungguh-sungguh akan berhasil. paham-pahamlah,” ungkapnya.

Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) menjadi problem. Negara maju syaratnya minimum masyarakat mengenyam pendidikan tinggi minimal 20 persen. “Rata-rata Kaltim masyarakat yang menempuh pendidikan tinggi hanya 6,9 persen. Lebih repotnya lagi, separuh pendidikan masyarakat Indonesia hanya pendidikan 9 tahun. Itu disampaikan Pak Mendag (Zulkifli Hasan) saat menerima rekomendasi,” jelasnya.

Artinya, lanjut Rudy, untuk membangun Kaltim bukan hanya sebagai provinsi yang berkompetisi sesama provinsi di Indonesia, Kaltim harus berkompetisi dengan skala internasional. Misal Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, itu target kami,” ungkapnya.

Meningkatkan SDM harus cepat. “Bayangkan kabupaten dan kota di Kaltim hanya sebagian daerah memiliki perguruan tinggi. Itu yang perlu diperbaiki sesegera mungkin. Tentunya dengan sekolah yang gratis. Dari TK sampai S3,” bebernya.

Termasuk memajukan UMKM dan ekonomi kreatif. “Jangan hanya mengandalkan dari sumber daya alam. Itu akan habis, tapi SDM luar biasa,” tandasnya.

 

Pos terkait