Linikaltim.id SAMARINDA. Tak ada kejahatan yang tak meninggalkan jejak. Berhasil mencuri sepeda motor, kakak-beradik yakni Rexa Bagus Prayudha (34) dan Yerino Dwika Angga (27), rupanya juga pelaku pencurian mobil.
Keduanya mencuri motor di wilayah hukum Polsek Sungai Pinang. Kedua pelaku itu lebih dulu ditangkap Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda pada pertengahan Agustus.
“Memang benar ada aduan terkait kehilangan motor, dan sudah berkoordinasi dengan Polsek Sungai Pinang,” tegas Kapolsek Sungai Pinang AKP Rachmat Aribowo, Sabtu (31/8/2024).
Tim “Serigala Utara” Reskrim Polsek Sungai Pinang juga menerima laporan kehilangan Honda HR-V.
Honda HR-V dengan nomor polisi DP 1781 CP itu parkir di kawasan Pemuda II, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang.
“Setahu kami mobil-mobil seperti itu menggunakan chip. Ternyata ada tukang kunci yang memang bisa membuat kunci menggunakan itu (chip),” imbuh Aribowo. Nah, rupanya salah satu pelaku melihat iklan di media sosial terkait tukang kunci.
“Tukang kunci pertama dipanggil sempat datang, tapi enggak bisa mengerjakan kalau ada chip. Tapi berhubung punya kenalan yang bisa ngerjain pakai chip, dipanggil lah teman sesama tukang kunci yang bisa itu,” imbuh Aribowo.
Pengerjaan membuat kunci menggunakan chip itu tidak sebentar. Sekitar tiga jam. “Kenapa korban enggak tahu, karena parkirnya bukan di halaman atau depan rumah. Jarak TKP sama kediaman korban cukup jauh, jadi kalau ada apa-apa enggak tahu,” imbuhnya.
Namun, selama tukang kunci berusaha membuka akses kunci, kakak-adik itu tak berdiri di dekat mobil. Ada jarak amtara pelaku dan tukang kunci. “Kami sudah minta keterangan dari tukang kunci, alasan pelaku buru-buru ke Balikpapan, kuncinya hilang. Itu ngomong ke tukang kunci,” sebut Aribowo.
Selepas berhasil membuka pintu dan membuat kunci palsu, uang jasa Rp 2 juta yang disepakati tak terbayarkan. “Sama pelaku sempat dibawa keliling Samarinda mobilnya itu. Tapi enggak lama tukang kuncinya minta diturunkan. Para pelaku kabur ke Balikpapan,” bebernya.
Bermodalkan CCTV dan mencari tukang kunci, polisi mendatangi tempat tukang kunci tersebut. Karena banyak yang bikin kunci, sempat lupa. Namun, disinggung Pemuda II, langsung ingat. “Lupa mobilnya apa, tapi yang diingat warna putih,” tegasnya.
Kakak-adik yang ada di Polresta Samarinda langsung diperiksa. “Pertama enggak ngaku, setelah video call sama tukang kunci, baru mereka mengaku. Dan menunjukkan mobil disembunyikan di tempat parkir truk di Jalan MT Haryono, Balikpapan,” tambahnya.
Dibawa ke Balikpapan, Honda HR-V itu rupanya sudah berganti nomor polisi. Menjadi KT 1945 WE untuk plat depan, dan KT 1495 WE untuk plat belakang.
“Tukang kunci memang tidak kenal dan pekerjaannya seperti itu, jadi enggak tahu kalau mobil tersebut mau dicuri, dan itu dibuktikan lewat percakapan di WhatsApp,” tandasnya.






