Empat Kali Lolos di Mesin Xray Bandara, BNN: Kami Juga Kaget Pengawasan Ketat Bisa Lolos

BISA LOLOS: Penyidik BNNP Kaltim menunjukkan plastik yang digunakan pelaku untuk meloloskan sabu-sabu lewat bandara. (Linikaltim.id)
BISA LOLOS: Penyidik BNNP Kaltim menunjukkan plastik yang digunakan pelaku untuk meloloskan sabu-sabu lewat bandara. (Linikaltim.id)

Linikaltim.id SAMARINDABandara yang diketahui memiliki pengamanan super ketat, justru masih bisa dibobol para pelaku extraordinary crime dalam hal peredaran sabu-sabu.

Minggu (24/11/2024) lalu, Ansar (42), dibekuk di salah satu hotel di Samarinda.

Bacaan Lainnya

“Dia sesang menunggu rekannya untuk berusaha meloloskan sabu-sabu melalui bandara,” ujar Kabid Pemberantasan dan Intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Kombes Pol Tejo Yuantoro, Kamis (28/11/2024).

Berdasarkan pemeriksaan Ansar, dia direkrut seseorang yang bermukim di Kota Tepian. Pasalnya, warga Sulawesi Selatan yang pernah menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Narkotika Sumbu Minasa, pernah meloloskan sabu-sabu yang dibawa dalam koper melewati bandara.

“Untuk mengelabui petugas keamanan bandara dan melewati serangkaian pemeriksaan, narkoba itu dikemas dalam plastik, dan dimasukkan dalam koper yang bercampur pakaian,” tegas Tejo.

“Jadi yang terlihat saat melewati pemeriksaan mesin xray itu seolah seperti tumpukan baju biasa,” tambahnya.

Ansar diperintahkan oleh seseorang di Samarinda untuk bisa mengambil barang haram yang akan tiba di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Yang dilakukan Ansar terbilang berani. “Ya kami kaget juga, pengamanan bandara yang harusnya ketat, justru bisa dilewati beberapa kali,” bebernya.

Plastik tersebut diketahui memiliki tekstur sedikit kasar di salah satu sisinya. Tekstur itu serupa bulatan kecil menggelembung.

Untuk membawa narkotika ke Kaltim melalui bandara harus melewati keamanan bandara yakni Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, serta Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan.

Lebih lanjut dikatakan Tejo, tersangka AN selama menjalankan aksinya menjadi kurir terbang  telah berhasil menyelundupkan narkotika sebanyak empat kali.

“Itu kali keempat terus kita amankan di Samarinda,” tegasnya.

Untuk menekan angka penyelundupan melalui bandara, lanjut Tejo, BNNP Kaltim terus berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara, Bea Cukai dan Avsec agar modus-modus seperti itu dapat digagalkan.

Pos terkait