Kolaborasi Antar Sektor Kunci Hadapi Keterbatasan Anggaran dalam Pembangunan Desa di Kukar

Kepala DPMD Kukar Arianto (foto: YH Kusuma Bangsa/linikaltim.id)

Linikaltim.id. TENGGARONG — Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan desa di Kutai Kartanegara (Kukar). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyebutkan bahwa selain keterbatasan dana, keberhasilan pembangunan desa juga bergantung pada kolaborasi antar sektor.

“Agar pembangunan desa berjalan lancar, kita perlu bergotong royong. DPMD fokus pada pemberdayaan masyarakat, sementara Dinas PU harus fokus bangun jalan, Dinas Kesehatan membangun puskesmas, dan seterusnya. Semua sektor harus mendukung,” kata Arianto.

Bacaan Lainnya

Arianto menegaskan pentingnya kolaborasi dengan OPD lain, Pemkab, hingga pihak swasta dan masyarakat.

Meskipun anggaran terbatas, dengan sinergi antar pihak, DPMD Kukar percaya bahwa desa-desa di Kukar dapat berkembang dan merasakan manfaat pembangunan yang berkelanjutan.

Berkaca pada pengalaman sebelumnya, Arianto yakin bahwa meskipun ada keterbatasan anggaran, kerja keras dan kolaborasi antar sektor akan tetap membawa dampak positif bagi perkembangan desa di Kukar. (Adv/DPMD Kukar)

Pos terkait