Linikaltim.id SAMARINDA. Kawasan Tepian Mahakam di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya di seberang kantor gubernur Kaltim, dirombak habis Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Dikerjakan sejak 2023 dan sudah selesai sejak awal 2024, hingga kini belum juga dibuka. Hal tersebut lantaran fasilitas penunjang berupa tempat parkir masih tahap finishing pengerjaannya hingga Rabu (4/9/2024).
Ruang terbuka publik (RTP) yakni Teras Samarinda memang ditargetkan bisa dinikmati masyarakat Kota Tepian September ini. Sejak Agustus lalu, pemkot bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang ditugaskan mengordinir terus memantapkan persiapannya.
Di bawah koordinasi langsung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, semuanya sedang dikebut.
Kepala DLH Samarinda Endang Liansyah menuturkan, pihaknya sudah melakukan pembersihan di area tersebut. Beberapa OPD yang terlibat seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda terus merampungkan yang belum selesai.
“Sempat ada genangan di area toilet, tapi sudah dibereskan. Itu laporan dari pelaksana sudah diperbaiki,” ungkap Endang. Pihaknya juga sudah bersiap menyiagakan puluhan personel untuk membantu terkait penanganan kebersihan.
Selain itu, penambahan tempat sampah ada. Mengingat sebagai RTP baru, berharap masyarakat bisa menjaga fasilitas tersebut nantinya. “Kan fasilitas untuk masyarakat, jadi harus dijaga sama-sama. Semua harus dicek kesiapannya sebelum dibuka untuk umum,” beber Endang.
Sementara itu, informasi dari DPUPR Samarinda, pembangunan fasilitas lahan parkir sebagai penunjang Teras Samarinda menghabiskan anggaran Rp 1 miliar, anggaran dari adendum proyek Teras Samarinda. Tempat parkir itu terbagi tiga titik.
Parkir Teluk Lerong Garden, area eks SPBU Teluk Lerong, dan area sebelah eks SPBU. Dari tiga tempat tersebut, kendaraan yang tertampung bisa mencapai ratusan. Untuk roda dua sekitar 400 kendaraan, sedangkan mobil 99.






