Sosok Ibu Pembuang Bayi di Pemakaman Terungkap

SEMPAT DIPINDAHKAN: Para petugas makam di Pemakaman Bendang, Jalan Pusaka, RT 17, Kecamatan Sungai Kunjang, menunjukkan titik makam kemudian menjelaskan tempat dipindahkannya jasad bayi tersebut. (Linikaltim)
SEMPAT DIPINDAHKAN: Para petugas makam di Pemakaman Bendang, Jalan Pusaka, RT 17, Kecamatan Sungai Kunjang, menunjukkan titik makam kemudian menjelaskan tempat dipindahkannya jasad bayi tersebut. (Linikaltim)

Linikaltim.id SAMARINDA. Jumat (17/1/2025) lalu, para penggali makam di Pemakaman Bendang, Jalan Pusaka, RT 17, Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, dikejutkan tumpukan tanah dengan tanda sebatang kayu bekas bakaran.

Ternyata, tanah yang ditumpuk itu menutupi jasad bayi perempuan yang sengaja dibuang orangtuanya di pemakaman tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut penuturan Suryaji, penjaga makam, saat ditemui di area kejadian, dia dan beberapa rekannya kala itu sedang menyiapkan liang lahat untuk warga yang hendak dimakamkan di pemakaman tersebut.

“Kami enggak ada gali makam sebelumnya. Karena bahasanya enggak ada permintaan. Makanya begitu saya serak-serak gundukan tanah itu muncul kain putih, angkat lagi tanahnya kok malah bayi,” sebut Suryaji.

Dia yang menjaga sekaligus penggali kubur itu lantas terkejut. Namun, dengan dua rekan lainnya, dia memilih memakamkan dengan layak yang jaraknya kurang dari 2 meter dari titik awal ditemukan.

Namun, setelah salat Jumat, dia dan rekannya kembali ke makam. Hal itu lantaran ada perasaan tak tenang. Kejadian itu lantas dia laporkan RT kemudian sampai ke polisi.

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) berusaha mencari tahu siapa pelaku dari pembuang bayi tersebut. Penyelidikan polisi berhasil.

Sosok dari ibu bayi itu adalah RI, perempuan yang diketahui berusia 29 tahun sebagai karyawan swasta. Warga Kecamatan Sungai Kunjang itu diduga kuat sebagai yang membuang.

Dari laman Instagram Polsek Sungai Kunjang, polisi menyita beberapa barang bukti berupa cangkul, pakaian, minuman soda, dan obat.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar yang dikonfirmasi awak media menjelaskan, pihaknya kini tengah menyelidiki kasus tersebut. “Masih didalami, dan prosesnya masih berjalan,” ucapnya, Minggu (19/1/2025).

Namun, perwira berpangkat melati tiga itu membenarkan bahwa perempuan yang dimaksud sudah diamankan. (*)

Pos terkait