Bayi Perempuan Ditelantarkan Dalam Kardus di Tempat Ibadah

DIRAWAT DI AWS: Bayi yang ditemukan warga di Jalan Wirajaya, RT 07, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, kini dirawat di RSUD AW Sjahranie. (Istimewa)
DIRAWAT DI AWS: Bayi yang ditemukan warga di Jalan Wirajaya, RT 07, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, kini dirawat di RSUD AW Sjahranie. (Istimewa)

Linikaltim.id SAMARINDA. Diduga hasil dari hubungan gelap, bayi berjenis kelamin perempuan ditelantarkan. Parahnya, diletakkan dalam kardus kemudian ditaruh di halaman Langgar Annidhol, di Jalan Wirajaya, RT 07, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (27/10/2024).

Ketenangan di Minggu siang itu mendadak membuat gempar warga sekitar. Hal itu setelah warga menemukan bayi perempuan dalam kardus. Bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan. Hal itu lantaran saat ditemukan, ari-ari masih menempel.

Bacaan Lainnya

Ahsan (72), sang penemu bayi, dia baru saja hendak mengambil air wudhu. Hal itu lantaran sudah tengah hari, memasuki waktu salat Zuhur. Namun, pemandangannya terganggu lantaran ada kardus yang jarang dilihatnya. Letaknya di salah satu sudut langgar.

Suara samar-samar tangisan bayi pun membuatnya semakin penasaran. “Begitu dibuka ternyata dalam kardus itu bayi,” jelasnya. Dia lantas memberitahukan warga sekitar. Lantaran terkejut dengan temuan itu.

Bayi tersebut lantas dibawa ke rumah ketua RT setempat. “Sampai rumah pak RT ari-arinya dibersihkan, soalnya kan masih ada darahnya,” sambung Ahsan.

Setelah itu, tim medis yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi bayi tersebut ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS).

Bayi perempuan tersebut dalam kondisi cukup baik, namun memang harus mendapatkan perawatan guna memastikan kondisi kesehatannya. “Termasuk pemberian asupan makanan dan gizi akan diberikan,” ucap Norma, perwakilan Tim Medis 112.

Jajaran Polsek Samarinda Ulu menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Meminta keterangan sejumlah saksi, dan mencari alat bukti lainnya. “Tentunya kami mendalami temuan bayi tersebut guna mencari orang yang harus bertanggung jawab, termasuk mencari tahu dasar penelantaran tersebut,” singkat Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan.

Perwira pertama Polri berpangkat balok tiga itu menegaskan, jajarannya tengah menyelidiki. “Anggota di lapangan sedang bekerja, sementara bayi ada di rumah sakit. Secepatnya kami sampaikan titik terang kasus penelantaran bayi tersebut,” kuncinya.

Pos terkait