Pemkot Samarinda Efisiensi Rp58 Miliar, Postur Anggaran Kuat

Asisten III Sekretaris Daerah Kota Samarinda Ali Fitri Noor saat memberikan keterangan pers Senin (24/3/2025) malam. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memfinalkan efisiensi anggaran sebesar Rp58 miliar dalam Rasionalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Asisten III Sekretaris Daerah Kota Samarinda Ali Fitri Noor memastikan, efisiensi anggaran ini mampu dilakukan Pemkot Samarinda.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah posisi Samarinda posisi postur anggarannya kuat. Kekuatan sisi pendapatan dan belanja kita masih aman, jadi ini tidak mengganggu program-program yang sudah berjalan,” terang Ali Fitri diwawancara usai Rapat Koordinasi tentang Efisiensi dan Rasionalisasi APBD Samarinda 2025 pada Senin (24/3/2025) malam.

Pendapatan daerah, ada koreksi Rp23 miliar. Namun, efisiensi yang mulanya direncanakan Rp75 miliar berubah menjadi Rp58 miliar. Setelah menghitung pos-pos anggaran yang sifatnya mandatory, misal, anggaran pendidikan dan kesehatan yang perlu dipenuhi sebesar 20 persen dari APBD.

Dia menyebut efisiensi Rp58 miliar itu dengan memotong belanja yang tidak penting. Meliputi, perjalanan dinas, pembelian alat tulis kantor, honor, reklame dan kegiatan lain yang tidak terukur output-nya.

Hasil efisiensi ini akan dikembalikan lagi ke tujuh kegiatan yang lebih penting. Yaitu bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penanganan, stunting, dan lainnya.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Iswandi menyampaikan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah tidak akan menghambat kinerja DPRD.

Ditemui di momen yang sama, Iswandi, efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah sudah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) 1/ 2025.

“Tidak akan ada hambatan, karena semua sudah sesuai dengan aturan,” kata Iswandi.

Kata dia, ada 30 item yang harus diefisiensi.

Iswandi berharap efisiensi anggaran ini dapat membantu meningkatkan kinerja pemerintah.

“Komisi II DPRD Samarinda akan terus memantau pelaksanaan efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah,” terangnya. (*)

Pos terkait